Rabu, 23 September 2015

ULAR PALING BERBAHAYA DAN PALING BERBISA DI DUNIA

Ular merupakan hewan berdarah dingin yang hidup di berbagai hutan, seperti semak-semak, diperairan, dan dilingkungan sekitar manusia ular selalu banyak ditemukan. Di dunia banyak sekali yang menjadikan hewan ini salah satu hewan peliharaan, padahal kita ketahui hewan ini memiliki racun yang sangat mematikan. Tetapi memang dari sekian banyak jenis ular yang beracun ada juga yang tidak sama sekali memiliki racun atau tidak berbisa. Dan pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi kepada anda tentang jenis ular paling berbisa di dunia.

Berikut adalah jenis ular paling berbahaya dan paling berbisa di dunia :

1. King Cobra
King Cobra
Jenis ular ini merupakan ular berbisa terpanjang di dunia, dan mempunyai tubuh yang panjang sekitar 5,6 m (18,5kaki). Spesies ini tersebar luas di seluruh Asia Tenggara dan bagian India, dan kebanyakan ditemukan di daerah berhutan. King Cobra sangat gesit , dan dapat memberikan sejumlah besar racun yang sangat kuat dalam satu gigitan. Jenis ular ini adalah salah satu ular Asia paling berbahaya dan ditakuti oleh orang-orang.

2. Inland Taipan
Inland Taipan
Ular asli Australia dan juga merupakan jenis ular tanah paling berbisa di bumi. Ular ini merupakan jenis ular taipan dari keluarga Elapidae. Meskipun ular ini memiliki racun yang sangat kuat, tetapi ia memiliki karakter sangat pemalu dan tertutup. Ular ini menggigit jika keadaannya merasa terancam.

3. Black Mamba
Black Mamba
Jenis ular ini merupakan jenis ular terpanjang di Afrika, panjang rata-ratanya sekitar 2,5 m (8,2 kaki), dan kadang juga ada yang panjangnya hingga 4,3 m. Selain dianggap sebagai salah satu ular paling mematikan di dunia, Black Mamba juga merupakan salah satu ular yang paling ditakuti di Afrika karena  bisanya yang kuat, ukuran yang besar, dan keganasan serangannya. Ular ini merupakan salah satu ular tercepat di dunia, mampu bergerak pada 4,5-5,4 meter per detik (16-20 km / jam, 10-12 mph).

4. Ular Laut
Ular Laut
Ular laut adalah ular berbisa yang sebagian atau seluruh hidup mereka dilaut. Meskipun mereka berevolusi dari nenek moyang, karena terbiasa di air maka ia tidak dapat bergerak di darat. Mereka ditemukan di perairan pantai yang hangat dari Samudera Hindia sampai Samudera Pasifik. Semua memiliki ekor seperti dayung dan badan berpenampilan seperti belut.
Sebagian besar ular laut sangat berbisa, namun ketika gigitan terjadi, sangat jarang racun yang di suntikkan, sehingga gejala akibat bisa-bisanya tampak tidak ada. Gigitan yang terjadi biasanya tanpa rasa sakit dan bahkan mungkin tidak diperhatikan.

5. Tiger Snake
Tiger Snake
Ular ini merupakan jenis ular berbisa yang ditemukan di daerah Australia, termasuk pulau-pulau pesisir dan tasmania. Ular ini memiliki warna yang bervariasi. Tiger Snake memiliki racun saraf (notexin), koagulan, haemolysins dan myotoxins, dan masuk daftar peringkat diantara ular paling mematikan di dunia. Gejala gigitan ular itu meliputi nyeri lokal di wilayah kakidan leher, kesemutan, mati rasa, dan berkeringat, diikuti dengan timbulnya kesulitan bernafas dan kelumpuhan cukup cepat.

6. Ular Copperhead
Ular Copperhead
Ular Copperhead adalah subspesies viper berbisa ditemukan di Amerika Serikat bagian timur. Ular ini biasanya cenderung diam dan lebih memilih untuk tidak bergerak atau retret lambat ketika ditemui. Jika keadaan ular ini sudah cukup terganggu, mereka bisa menyerang dengan penuh semangat dan menggetarkan ekor mereka dengan cepat.

7. Rattle Snake
Rattle Snake
Ular derik adalah ular berbisa dari kelompok Crotalus dan Sistrurus. Ular ini termasuk kedalam subfamili ular berbisa Crotalinae (pit viper).
Sebagian besar spesies ualr derik memiliki racun Hemotoxic, menghancurkan jaringan, degenerasi organ dan menyebabkan koagulopati (gangguan pembekuan darah). Luka permanen bisa diakibatkan oleh gigitan berbisa, bahkan dengan cepat, pengobatan yang terlambat atau tidak efektif, dapat menyebabkan hilangnya anggota tubuh atau bahkan kematian.

8. Rhinoceros Viper
Rhinoceros Viper
Ular Rhinoceros Viper adalah spesies ular berbisa yang ditemukan di hutan-hutan Afrika Barat dan Tengah. Dikenal dengan Rhinoceros Viper karena pola warna mencolok dan tanduk menonjol di atas hidung. Tidak ada subspesies lain ditemukan.
Sedikit yang diketahui tentang toksisitas dan komposisi racun. Produksi racun ular Rhinoceros Viper maksimum adalah 200 mg. Gigitan ular ini selalu mengakibatkan cedera fatal bahkan kematian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar