Saat ini keberadaan pasta gigi tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Bahkan sudah menjadi kebutuhan seseorang menggunakan pasta gigi untuk merawat dan menjaga kesehatan gigi dan mulut pada umumnya. Tapi tahukah Anda bahwa pasta gigi ternyata sudah digunakan sejak abad ke 4.
Pada abad ke 4, para ahli sejarah menemukan relief piramida yang menggambarkan bangsa mesir kuno ketika membersihkan gigi. Sikat yang digunakan bangsa mesir kuno berupa kayu sejenis rotan Afrika Utara. Berbentuk menyerupai pensil dengan ujung yang masuk mulut dipipihkan, ditumbuk lunak.
Sebagai pasta gigi, ujungnya dilumuri bubuk terbuat dari campuran tepung, batu apung, debu dari cangkang telur yang dibakar dan kuku lembu jantan yang sudah dihancurkan lalu dicampur garam laut.
Pada abad ke 9, seorang perancang busana dan ahli kecantikan berhasil membuat pasta gigi lebih inovatif. Namanya Ziryab, dalam bukunya tertulis bahwa ia membuat pasta gigi dari bahan rempah-rempah dan garam untuk membersihkan sisa-sisa kotoran pada gigi setelah makan. Pasta gigi yang terbuat dari rempah-rempah tersebut akan membuat aroma mulut menjadi segar. Wujud pasta gigi tak lagi berbentuk bubuk, melainkan krim yang dioleskan pada kayu lunak yang diletakkan di atas cawan.
Pada abad ke 11, pasta gigi Ziryab banyak berkembang di Palestina, kemudian merambah ke kawasan Eropa karena terbawa pasukan salib. Dari situlah cikal bakal berkembangnya pasta gigi sebagaimana yang ada saat ini.
Perkembangan pasta gigi dari segi kemasan seperti yang sekarang kita jumpai berawal mulai tahun 1896. Dr. Washington Creme Dentifrice dari Sheffield, Inggris mulai memperkenalkan krim pasta gigi yang dikemas dalam berbentuk tabung.
Inspirasi itu datang saat anaknya melakukan perjalanan ke Paris dan melihat para pelukis menggunakan cat kemasan tabung. Beberapa bulan kemudian, Dr. Washington membuat kemasan pasta gigi serupa dengan kemasan cat yang digunakan oleh pelukis. Ia memproduksi pasta gigi dengan kemasan seperti itu dengan label dibuat oleh Colgate & Company Dental Cream.
Tahun 1950, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat, Procter & Gamble mulai memproduksi dan memasarkan pasta gigi tersebut secara masal. Mereka menambahkan zat flouride hasil ciptaan Dr. Joseph Muhler dari Universitas Indiana pada pasta giginya. Selain membersihkan gigi, flouride dapat memberikan aroma segar pada mulut, dan juga mampu membunuh kuman-kuman yang ada pada gigi dan mulut.
Bersyukurlah hidup dimasa ini, dimana pasta gigi tak lagi berbentuk bubuk. Bahkan varian pasta gigi saat ini semakin banyak, mulai dari pasta gigi anak dengan bermacam rasa buah dengan berbagai warna hingga pasta gigi untuk gigi yang sensitif sekalipun. Asal usul pasta gigi ini harus Anda ketahui bahwa ternyata sudah berabad-abad yang lalu, manusia telah berinovasi untuk menjaga kesehatan dan kebersihan gigi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar